Sabtu, 23 Maret 2013

666 part 4

Konspirasi Rahasia di Gereja Katolik Vatikan Roma




Perhatian: Apa yang diungkapkan di sini adalah berdasarkan Alkitab dan fakta sejarah. saya mohon maaf bila ternyata  hal ini menyinggung perasaan Saudara, bukan maksud kami demikian. Kami rindu agar Saudara juga mengerti kebenaran yang sesungguhnya. penulisan ini di dapat dari berbagai sumber dengan tujuan utama sebagai sumber pengetahuan secara teologi ataupun akseologi bagi muslim sendiri.

Musyrikin Babilonia memuja matahari sebagai dewa, dan musyikin Roma juga memuja matahari. Gereja Katolik Roma, dengan bantuan Konstantin, mengubah hari kebaktian dari hari Sabtu ke Minggu (Sunday = hari Matahari) dan biasanya menggunakan lambang dan gambaran matahari. Pada hari itu, para hakim dan semua penduduk kota dibiarkan beristirahat dalam rangka memulyakan matahari. Di lain sisi, sebagian Kristiani percaya bahwa Beast 666 adalah putera Iblis yang lahir di akhir Desember 1999. Pada faktanya, Yesus lahir pada bulan Ilul di musim kering dan bukan di akhir Desember pada akhir musim dingin.


Perhatikan salib yang dipegang Paus Yohanes Paulus II. Perhatikan baik-baik, dan Anda akan menyadari bahwa salib itu bukanlah salib yang biasa digunakan orang Kristen seperti gambar di bawah. Salib yang dipegang Paus Yohanes II dikenal sebagai “Salib Bengkok”. Apa artinya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita merujuk kepada seorang pengarang Katolik Roma, Piers Compton, menulis dalam bukunya, “The Broken Cross: Hidden Hand In the Vatican”, Channel Islands, Neville Spearman, 1981.
Salib Bengkok adalah “… suatu lambang yang menakutkan, digunakan oleh satanis (penyembah setan) pada abad keenam, yang telah dihidupkan kembali pada masa Vatican Dua. Ini adalah salib bengkok, yang padanya dipertunjukkan suatu figur Al-Masih yang disimpangkan, yang mana tukang sihir pada Abad Pertengahan telah menggunakannya, pada kitab Injil diistilahkan ‘Tanda Beast’. Tidak hanya Paulus VI, tetapi para penggantinya, dua Yohanes Paulus, membawa benda tersebut dan memegangnya untuk dipuja-puja oleh jemaat, yang tidak pernah memahami bahwa itu mewakili Dajjal.” (hal. 72). Pada halaman 56, Compton mencetak gambar Sri Paus Yohanes Paulus II, memegang salib bengkok ini, seperti gambar di kiri atas. 


Oleh karena itu, Paus Yohanes Paulus II sebenarnya memberitahukan semua penyembah setan di seluruh dunia bahwa ia bukanlah Paus Katholik, tetapi Paus yang mengemban tugas untuk mewujudkan New World Order (Tatanan Dunia Baru) berdasarkan rencana-rencana zionis. Hal ini juga dibahas oleh Malachi Martin dalam “The Keys to This Blood”.
Seperti Anda lihat, salib Paus Yohanes Paulus II yang dipegang menghadap jemaat, bukanlah salib biasa, tetapi salib bengkok satanis! Salib Bengkok diciptakan oleh satanis untuk melukiskan Dajjal! Segera, Anda akan melihat kemunculan seorang pemimpin global, yang mengaku sebagai Al-Masih, Mesiah Yahudi, dan sosok yang ditunggu-tunggu dalam semua agama besar. Padahal dia adalah Al-Masih palsu, dialah Masihud Dajjal. Kemudian, segera sesudah itu, seorang pemimpin religius akan maju kemuka untuk membantu Dajjal; pemimpin religius ini akan memiliki kuasa ajaib seperti Dajjal. Pemimpin religius itu adalah Paus yang diangkat dari kalangan Freemason.
New World Order meminta pemimpin religius global ini sebagai Paus Katolik Roma, dan pasti, Yohanes Paul II menggunakan Salib Bengkok Satanis ini adalah berkaitan dengan rencana tersebut. Jika Paus Yohanes Paulus II adalah yang maju untuk membantu Al-Masih Palsu itu, maka Anda akan mengetahui hakikat dari Paus ini dan hakikat dari Gereja Katholik Roma keseluruhannya.

Paus Matahari
Musyrikin Babilonia memuja matahari sebagai dewa, dan musyikin Roma juga memuja matahari. Gereja Katolik Roma, dengan bantuan Konstantin, mengubah hari kebaktian dari hari Sabtu ke Minggu (Sunday = hari Matahari) dan biasanya menggunakan lambang dan gambaran matahari. Pada hari itu, para hakim dan semua penduduk kota dibiarkan beristirahat dalam rangka memulyakan matahari.
Naskah kuno Justinianus mengatakan bahwa pada hari yang digunakn untuk memuliakan matahari, dibiarkanlah para hakim beristirahat, dan dibiarkan semua tempat kerja tertutup. Namun di negeri itu, orang-orang yang terlibat dalam pertanian boleh dengan bebas dan dengan sah melanjutkan pekerjaan mereka; sebab biasanya pada hari berikutnya itu tidak terlalu bagus untuk menanam anggur.


Di samping kiri ini adalah suatu tablet dari awal abad ke 9 SM yang melukiskan Dewa Matahari Babilonia, yang bernama Shamash, duduk di sisi kanan, memegang lencana kekuasaannya, sebuah tongkat dan cincin, dan raja dengan dua penjaga pada sisi kiri. Di tengah, pada suatu altar, adalah matahari dengan 4 sinar utama ditambah dengan sinar yang berombak kecil diantara sinar-sinar utama itu. Klik gambar tersebut, dan Anda akan masuk ke Musium Britania, di mana Anda dapat melihat dan membaca tulisan sekitar tablet ini yang melukiskan dewa matahari, Shamash.


Lambang tersebut nampak lagi pada Paus. Perhatikan salib hitam kecil pada bahunya (bandingkan juga dengan gambar di bawah), pada apa yang disebut Pallium: “Pallium modern adalah suatu pita melingkar selebar kira-kira dua inci, dikenakan di leher, dada, dan bahu, dan mempunyai dua pendant, satu tergantung di depan dan satu di belakang…. Ornamen pallium terdiri dari enam salib hitam kecil– di dada, di punggung, bahu kiri dan kanan, dan pada pendant yang di depan dan di belakang.”
Di bawah pada sisi kiri adalah suatu batu Neo-Asyiria (stele/stela) bertanggal sekitar 824-811 SM, yang melukiskan Raja Shamshi-Adad V. Perhatikan kalung yang dikenakan Raja. Padanya terdapat apa yang saat ini disebut Salib Maltese. Dua ribu delapan ratus (2.800) tahun yang lalu, bentuk itu adalah simbol pemujaan matahari.

                                                                               
Dewasa ini, Paus memakai lambang yang serupa di sekitar leher dan dadanya, pada Pallium, yang mana Paus juga menganugerahkannya kepada uskup terpilih sebagai ornamen, dan ini juga dikenakan oleh uskup besar dan uskup sebagai lambang otoritas mereka, berasal dari kesatuan dengan Paus. Paus juga mempunyai suatu tongkat dan cincin otoritas, sungguh serupa dengan lukisan dewa matahari Shamash pada Tablet Babilonia yang ditunjukkan sebelumnya.




Perhatikan tangan Raja Asyur Nasir Pal II yang lebih rendah pada stele di atas. Pada pergelangan tangannya terdapat lambang pancaran matahari. Pada sisi kanan, pancaran matahari musyrik itu terdapat pada sarung tangan Sri Paus Yohanes XXIII.


Lukisan raja pagan pada batu stela di atas, menunjukkan suatu potongan kain (lappet) menggantung dari belakang tutup kepala itu. Lappet ini juga terlihat pada tiara kepausan, seperti ditunjukkan pada gambar di atas.

Dagon Ibrani


Dagown, daw-gohn’; dewa ikan; Dagon, dewa orang Palestina kuno: Dagon. Dagon berarti “seekor ikan”. Dewa kesuburan Palestina kuno; dilambangkan dengan tangan dan wajah seorang laki-laki dan ekor ikan
Bentuk seperti ikan adalah suatu lambang kesuksesan, dan sepertinya diadopsi oleh suku bangsa yang berlayar di laut di dalam menggambarkan dewa mereka. Roma, yang dapat menaklukkan laut dengan mudah, mengadopsi agama misteri dari orang Palestina. Di sini kita melihat ukiran dan diagram pendeta Dagon dan topi kepala ikan mereka di samping gambar Sri Paus dengan topi kepala ikan yang sama. Ukiran pada sisi kiri menunjukkan pendeta Dagon yang mencipratkan air suci.


Ini adalah Sri Paus Yohanes Paulus II yang memegang apa yang disebut Monstran atau Ostensorium. Gereja Katolik Roma mengakui Monstran sebagai pancaran matahari.


Paus Gregorius XIII mengusulkan penanggalan Gregorian melalui Gereja Katholik/ Konstantin dalam perintah keempat mengenai hari sabat yang diubah menjadi hari Minggu. Cukup menarik, sedikitnya dua Paus menggunakan ular naga pada perisai mereka dan salah satunya, secara kebetulan adalah Sri Paus Gregorius XIII.


(Gambar ini melukiskan lambang Gregorius XIII. Ini dapat ditemukan di atas pintu galeri peta, di Vatican.)
Kitab Wahyu pasal 13

13:1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
13:3 Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.
13:4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

SAINT PETER SQUARE: KUIL MATAHARI
 
Bangunan St. Peter Square semakin memperjelas akan siapa yang disembah oleh Kristiani. Obelisk yang diletakkan di tengah-tengah bangunan melingkar itu merupakan simbol penyembahan kepada setan. Obelisk juga merupakan simbol penyembahan kepada Dewa Matahari, yang juga merupakan ajaran setan. Ini menjelaskan juga mengapa Kristiani mengganti hari Sabath dengan hari pertama. Karena hari pertama adalah hari yang mereka sebut dengan hari Matahari (Sunday).
Mereka juga menggambarkan Yesus yang mereka sembah sebagai sosok yang lahir pada akhir musim dingin dan awal berjayanya Matahari. Tanggal 25 Desember adalah hari yang dipercaya sebagai hari lahirnya Dewa Matahari. Maka Yesus ini seakan-akan adalah Putera dari Dewa Matahari seperti halnya Horus. Horus dipercaya sebagai putera Dewa Osiris dari isterinya, Isis, yang merupakan perempuan manusia. Mereka juga menggambarkan Yesus sebagai Putera Tuhan dari Maria, seorang perempuan manusia. Hercules juga merupakan Putera Zeus dari isterinya yang manusia.
Kebudayaan Yunani-Roma yang pagan telah mempengaruhi Kristen secara telak. Bahkan istilah-istilah yang mereka gunakan juga merupakan bahasa Yunani. Gambar Yesus dan para Santo juga sering digambarkan sebagai manusia yang ada cahaya Matahari di atas kepalanya, sama seperti ummat Buddha menggambarkan Buddha, begitu juga Dewi Kwan Im.
Di lain sisi, sebagian Kristiani percaya bahwa Beast 666 adalah putera Iblis yang lahir di akhir Desember 1999. Pada faktanya, Yesus lahir pada bulan Ilul di musim kering dan bukan di akhir Desember pada akhir musim dingin. Maka jelaslah, yang disembah Kristiani di Gereja-Gereja bukanlah Isa Almasih, melainkan sosok putera Iblis yang diberi nama Yesus, sebagaimana orang-orang pagan juga telah menyembah keturunan Iblis yang diberi nama Horus, Hercules, Mithra, Buddha, Baachus, Krishna, dan lain sebagainya. Kepercayaan kepada dewa-dewa hanyalah karangan Iblis yang ingin menyesatkan manusia di seluruh dunia dengan ajaran Tripartite dan paganisme.

Semakin kita selidiki, maka semakin kental saja nuansa penyembahan berhala yang dilakukan Kristiani, terutama terhadap Dewa Matahari. Agama Shinto di Jepang, juga merupakan penyembah Matahari. Dan banyak kebudayaan di dunia ini yang mengajarkan penyembahan kepada Matahari. Oleh sebab itu, Nabi Muhammad saaw melarang kita sholat ketika matahari sedang terbit atau ketika matahari sedang terbenam. Karena matahari itu terbit dan terbenam dengan “diiringi oleh dua tanduk setan”. Adapun sholat Shubuh itu didirikan sebelum matahari terbit, sedangkan sholat Maghrib itu didirikan setelah matahari terbenam sempurna.
Tidak ada sholat yang didirikan berbarengan dengan terbit atau terbenamnya matahari. Adapun ketika terjadi gerhana, ummat Islam mendirikan sholat sunnah gerhana dengan tujuan mengingatkan manusia bahwa matahari dan bulan hanyalah tanda kekuasaan Allah, maka sembahlah Allah dan jangan menyembah matahari atau bulan. Allah itulah yang menguasai dan mengatur matahari dan bulan. Keduanya, matahari dan bulan, tunduk pada kekuasaan Allah, mereka bersujud mematuhi Allah. Maka jangan sujud kepada matahari dan bulan, akan tetapi sujudlah kepada Allah yang menciptakan keduanya dan menguasainya.

666 part 3

TANDUK KECIL

(Daniel 7 & Wahyu 13)
Perhatian: Apa yang diungkapkan di sini adalah berdasarkan Alkitab dan fakta sejarah. Kami mohon maaf bila ternyata  hal ini menyinggung perasaan Saudara, bukan maksud kami demikian. Kami rindu agar Saudara juga mengerti kebenaran yang sesungguhnya. Kiranya Tuhan memberkati.


Daniel 7:8
"Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, ..."
Mimpi Daniel pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel (Daniel 7:1). Merupakan rincian  dan penjelasan lebih lanjut dari mimpi Nebukadnezar dalam Daniel 2.

Dalam Daniel 7 ayat 2- 6, terdapat unsur-unsur : Angin, laut dan binatang.  
Angin
Dalam bab 5 telah diketahui bahwa "angin" dalam nubuatan menggambarkan pertentangan, kegaduhan politik dan perang. Dalam Daniel 7 ini, angin menggambarkan jatuh bangunnya kerajaan-kerajaan dan pertentangan politik yang terjadi. (lihat Yeremia 49:35-37; 51:1,11)  
Laut besar
Laut atau air menggambarkan rakyat banyak, bangsa-bangsa ( lihat Wahyu 17:15, Yesaya 17:12,13)  
Empat binatang : empat raja (kerajaan) lihat Daniel 7:17

Seperti singa : kerajaan Babel  (lihat juga Yeremia 4:7; 50:17,44; Ratapan 4:19; Yehezkiel 17:3,12; Habakuk 1:8). Singa adalah raja dari segala binatang (begitu juga rajawali adalah raja dari segala burung), dalam Daniel 2 dilambangkan sebagai kepala dari emas.


Seperti beruang : kerajaan Media-Persia

Seperti macan tutul : kerajaan Yunani
(Kerajaan Yunani di sini bukanlah zaman Yunani klasik, karena zaman itu mendahului kejatuhan Kerajaan Persia. Tapi adalah kerajaan dari Aleksander Agung yang mempunyai kecepatan penaklukan yang luar biasa (empat sayap pada punggungnya). Berkepala empat : pecah menjadi empat kerajaan (Ptolemaus memperoleh Mesir, Casander memperoleh wilayah Makedonia, Lysimachus menguasai wilayah Thrace dan Bosphorus di Asia kecil, Seleucus menguasai Syria).

 
Binatang keempat : kerajaan Romawi
Tidak dijelaskan rupanya, menakutkan, mendahsyatkan, sangat kuat, berbeda dari yang terdahulu (Dan 7:3)
"Tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh." Daniel 7:7
Dari  Daniel 2, diketahui bahwa kerajaan yang muncul setelah mengalahkan kerjaan Yunani adalah Kerajaan Romawi.


Ciri-ciri binatang ke empat :   
1.   Bertanduk sepuluh ( ay 7)
"Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu." Dan 7:24
Sama seperti sepuluh jari-jari kaki dari patung dalam mimpi Nebukadnezar (Daniel 2), maka kerajaan Romawi kemudian terbagi menjadi 10 kerajaan :
  1. Lombard di Italia
  2. Franka di Perancis
  3. Anglo Saxon di Inggris
  4. Visigoth di Spanyol
  5. Alemani di Jerman
  6. Suevi di Swiss
  7. Barguidian di Portugal
  8. Heruli --> lenyap
  9. Vandal --> lenyap
  10. Ostrogoth --> lenyap
Kerajaan / kuasa yang sama disebutkan dalam Wahyu 13:1, 17:3
"Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat." (13:1) "...aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai 7 kepala dan 10 tanduk." (17:3)

2.  Tumbuh tanduk lain yang kecil, mematahkan tiga tanduk (dari 10 tanduk sebelumnya)
"Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut (sampai ke akarnya - KJV); dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong." Daniel 7:8
Berdasarkan SEJARAH, tanduk kecil ini adalah : Kuasa Kepausan yang mematahkan 3 kerajaan penentang Uskup Roma sebagai Kepala Gereja Negara, yaitu : Heruli (runtuh tahun 493 M), Vandal (runtuh tahun 534 M) dan Ostrogoth (runtuh tahun 538 M). "Penentang terakhir pengangkatan Uskup Roma sebagai Kepala Gereja Negara ditumpas Kaisar Yustinian. Jenderal Belisarius meruntuhkan Ostrogoth dan merebut Roma tahun 538, sejak saat itu Uskup Roma atau Paus menjadi Kepala Gereja dan diberi wilayah kekuasaan Roma dan sekitarnya, awal Negara Gereja Roma Katholik." David Teen, "Orde Dunia Baru" hal 27-28
Tiga kerajaan ini lenyap, tidak berbekas lagi, sedangkan 7 kerajaan lainnya masih ada (Italia, Perancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Swiss, Portugal), meskipun banyak pecahan kerajaan-kerajaan lainnya di Eropa, seperti yang dinubuatkan dalam Daniel 2:41-43.



Mengidentifikasikan "Tanduk Kecil" (Berdasarkan Fakta Sejarah)
********************************************************
Tanduk kecil ini muncul diantara 10 tanduk (10 kerajaan). Disebut kecil, karena memang kerajaan ini kecil. Menurut Readers Digest, Okt 1974 : Vatikan adalah negara berdaulat terkecil di dunia. Luasnya hanya 108 acres (44 ha).  

Muncul dari kerajaan keempat  (Daniel 7:8)
Berarti muncul  dari Eropa, khususnya dimulai dari kerajaan Romawi (daniel2)
Kepausan adalah kuasa Romawi. Ia mewarisi banyak sifat dan harta kekayaan kerajaan Romawi, dan memakai nama gereja Roma Katolik sampai hari ini.
Muncul pada jaman sesudah kesepuluh raja (Daniel 7:24)
"Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja, ..."
Supremasi KePausan mulai tahun 538, yang berarti terjadi setelah terbentuknya 10 kerajaan-kerajaan Eropa (476 M).Krisis yang paling menonjol dalam keruntuhan kerajaan Romawi tua itu terjadi pada tahun 476 TM yaitu setelah direndahkan dan dihinakan oleh penyerang barbar, Raja Romulus Augustulus pun menyerah. Supremasi politik Kepausan belum terbentuk sampai empat puluh dua tahun kemudian, yaitu pada waktu Raja Romawi Timur bernama Yustinian pada tahun 538 M mengumumkan satu dekrit bahwa Uskup Roma harus diakui sebagai "Kepala dari semua gereja suci." Dekrit ini diberlakukan pada tahun 538 TM. Oleh karena itu, Kepausan bertumbuh menjadi suatu kekuasaan yang penuh setelah kerajaan barbar memecah dan membagi-bagi daerah kekuasaan Romawi.  Frank Breaden, Penuntun Alat Peraga Baru, hal 162-123)  

Menyebabkan tiga tanduk patah (sudah dibahas di atas), Daniel 7:8, 20, 24.
"Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja" Daniel 7:24  

Berbeda dari yang terdahulu (Dan 7: 24)
Kepausan,berbeda dengan kerajaan-kerajaan sebelumnya. Kerajaan-kerajaan yang terdahulu adalah kuasa politik atau sekular yang biasanya didirikan dengan kekuatan senjata. Kepausan adalah perpaduan  agama dan politik (Kepala Pemerintahan Politik adalah juga Kepala Pemerintahan Agama)
Kekuasaannya didasarkan bukan atas kemenangan perang tetapi atas pernyataan dan pengakuannya untuk memiliki mandat dari Allah! Inti utama dalam keberadaannya ialah persekutuan antara gereja dan negara, dengan catatan bahwa gerejalah yang mengendalikan negara. Paus adalah Raja-Imam. Sekali lagi, sejarawan Myers mengatakan secara terangterangan: "Jauh sebelum kejatuhan Kerajaan Romawi, sudah mulai bertumbuh dalam tubuh Kerajaan Romawi suatu negara kerajaan yang membentuk diri sendiri di atas pola kerajaan." Kerajaan rohani, sama seperti kerajaan sekuler, memiliki kekuasaan pejabat dan yang terpenting adalah jabatan diaken, imam-imam, dan yang tertua di antara mereka, serta para uskup. Satu lagi akibat dari kejatuhan kekuasaan Romawi di belahan barat dunia adalah perkembangan Kepausan. Dalam hal seorang raja tidak berada di tempat di barat, maka Paus segera mendapatkan kuasa dan pengaruh dan segera mendirikan suatu kerajaan gerejani yang dalam beberapa segi telah mengambil kedudukan kerajaan tua itu." (General History for Colleges, hlm. 348, 316).  

Kelihatannya lebih kuat dari yang lain
".....yang lebih besar rupanya (more stout - KJV) dari tanduk-tanduk yang lain." Dan 7:20
Meskipun kerajaan ini  kecil, namun mempunyai kuasa yang besar. (The Vatican Sacred City of Peace, the smallest sovereign state in the world. It's power and influence reaches around the globe - Readers Digest, Oct 1974)
Sejarawan Robinson menyaksikan juga bahwa kepausan menjadi suatu kekuasaan yang paling kuat di Eropa pada zaman pertengahan; ia berkata: "Selain dari raja-raja di Konstantinopel dan raja-raja Jerman, telah bangkit di Eropa sederetan raja-raja yang lebih berkuasa yaitu Paus. ...Kita harus menelusuri yang paling berkuasa dan menetap dari semua lembaga kerajaan Romawi yang terahir sampai pada zaman pertengahan. Kita harus memikirkan bagaimana Kekristenan di bagian Eropa Barat atau Latin lambat laun dapat memisahkan diri dari bagian Timur atau bagian Yunani dan bisa membentuk suatu lembaga di bawah Kepausan, yaitu deretan penguasa yang terpanjang dan yang paling berkuasa yang pernah disaksikan oleh dunia ini." (Medieval and Modern Times, hlm. 40, 41 ).  

Mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi (Dan 7: 25)
"Kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat......Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga." Wahyu 13:5,6
Menghujat Allah atau menentang Yang Mahatinggi berarti menyamakan diri dengan Allah atau berbuat seperti Allah, atau merampas Hak Allah. Pemimpin-pemimpin Yahudi menuduh Yesus Kristus menghujat Allah, karena Ia menyamakan diri dengan Allah dan mengaku mempunyai hak untuk mengampuni dosa.
-Yohanes 10: 30-33 
"Aku dan Bapa adalah satu."  Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." 
-Lukas 5:20-21 
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"


PAUS LEO XIII dalam his Great Encyclical Letters berkata: 

"Kami menduduki diatas dunia ini tempat Allah Yang Maha Kuasa." h.304 

Pekerjaan otentik dari F. Lucii Ferraris, yang disebut PROMPTA BIBLIOTHECA CANONICA JURIDICA MORALIS THEOLOGICA yang dicetak di Roma, 1890, dan disahkan oleh Catholic Encyclopedia (Jil. VI. h. 48) kita menemukan kutihan-kutipan berikut yang menyebutkan tentang kuasa paus: 

  1.  "Paus begitu tinggi martabatnya dan begitu ditinggikan sehingga ia bukan1ah seorang manusia biasa, tetapi ia seakan-akan Allah, dan pengganti Allah...." 
  2.  "Itulah sebabnya Paus dimahkotai dengan mahkota berlapis tiga, sebagai raja di langit dan di bumi, dan bagian-bagian yang lebih bawah . . ." "Sehingga sekiranya saja mungkin bahwa para malaikat berbuat kesalahan dalam iman, atau boleh jadi berpikir bertentangan dengan iman itu, mereka dapat dihakimi dan dikucilkan oleh Paus . . ."
  3.  "°Paus adalah seakan-akan Allah di muka bumi, pemerintahan satu-satunya dari Kristus yang setia, kepala raja diatas segala raja, memiliki kuasa yang lengkap, kepadanya telah dipercayakan oleh Allah yang maha kuasa, kuasa mengarahkan bukan hanya dalam kerajaan duniawi saja tetapi juga dalam kerajaan surgawi." DIKUTIP dalam SOURCE, BOOK, Revised Edition, h. 409, 410. Washington, D.C., 1927

The Catholic Encyclopedia mengatakan tentang Paus: "Kalimat-kalimat yang ia berikan diteguhkan di surga." Jil. X11, Art. Pope." h. 265 
 "Berperang melawan Paus sama dengan berperang melawan Allah, menyadari bahwa Allah adalah paus dan paus adalah Allah." Marenus (Catholic) History.  
 "Paus bukan hanya perwakilan Jesus Kristus saja, tetapi ia juga adalah Jesus Kristus Sendiri, yang terbungkus oleh daging (kemanusiaan)." Catholic National, July, 1895  
 Gereja mengajarkan orang awam wajib melakukan pengakuan dosa. Katekismus Joseph Darbie hal 279 "Imam sesungguhnya dapat mengampuni dosa-dosa berdasarkan kuasa yang diberikan kepadanya oleh Kristus" 
 Ajaran Infability mengatakan Gereja Roma Katolik dan Paus tidak bisa berbuat salah. Alkitab mengajarkan semua orang sudah berbuat dosa, tidak seorangpun benar (Mazmur 14:3, Roma 3:23).

  Menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi
(Daniel 7: 25), berperang melawan orang-orang kudus (Wahyu 13:5), mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus (Wahyu 17:6)

Pernyataan gereja Roma Katolik oleh Thomas Aquinas: 

"Jika pemalsu-pemalsu uang atau penjahat-penjahat lainnya secara adil dijatuhi hukuman mati oleh penguasa-penguasa dunia (secular), lebih-lebih lagi orang-orang murtad (heretics) sesudah mereka dinyatakan murtad, mereka dapat bukan hanya dikucilkan (excommunicated) raja, tetapi secara pasti harus dibunuh mati." SUMMA THEOLOGICA, 2a, 2ae, qu. xi. art. iii. 

"Gereja telah menganiaya. Hanyalah seorang yang baru dalam sejarah gereja akan menyangkal hal itu . . . Orang-orang Protestan dianiaya di Perancis dan Spanyol dengan persetujuan penuh dari penguasa-penguasa gereja. Kami selalu mempermasaalahkan (defended to argue or state a case for) penganiayaan orang-orang Hugenots, dan Polisi rahasia Spanyol (Spanish, Inquisition)." WESTERN WATCHMAN, OFFICIAL OR:GAN OF FATHERS PHELAN. St. Louis. Mo.: Dec. 24, 1908 

Gereja boleh saja melalui hak ilahi "menyita harta milik orang-orang yang murtad (heretics), memenjarakan orang-orangnya dan menghukun mereka dengan api . . . Di zaman kita hak untuk mengenakan hukuman-hukunan paling kejam (severest penalties), bahkan hukuman mati, adalah hak gereja . . . o1eh karena pengalaman mengajarkan kita bahwa tidak ada cara pengobatan yang lain . . . Jalan terakhir yang dapat ditempuh adalah hukuman mati. . . . Tidak ada perlawanan yang paling mematikan selain kemurtadan (There is no graver offense than heresy) . . . itulah sebanya hal itu harus dicabut sampai ke akar-akarnya dengan api dan pedang. Inilah suatu kredo (tenet) Katolik yang harus dengan setia dipegang, agar hukuman paling hebat bukan hanya boleh (may), tetapi harus (must), ditimpakan kepada pemurtad-pemurtad yang keras kepala itu."
INSTITUTES OF PUBLIC ECCLESIASTICAL LAW, Jil., 2, h. 142 (Inilah standard pekerjaan Katolik yang diterbitkan tahun 1901)
Editor dari the WESTERN WATCHMAN, sebuah journal Katolik, berkata dalam terbitan November 21, 1912:
"Pahlawan-pahlwan kami adalah Duke of Alva dan Catherine de Medici. Mereka kenal orang-orang Hugenots, dan mereka mengusir orang-orang Hugenots dari benua itu. Anda tidak dapat membangkitkan rasa iba di jiwa kami dengan menyampaikan pengaduan atas kelejaman Katolik di abad ke 17 (You calinot excite any pity in our souls by whining account of Catholic atrocities in the 17th century). Kami tidak pernah menuliskan satu kalimatpun pernyataan maaf kami atas perbuatan Inquisition. Kami tidak pernah berpikir hal. itu perlu diperdebatkan. (We have never written a line in extenuation or palliation of the Inquisition. We never thought it needed defense.)
"Lebih dari 300.000 orang dianiaya di Spanyol saja, di antara mereka 31.912 mati dibakar. Berjuta juta orang dibantai di Eropa karena iman mereka" Bible Reading for the home - Washington 1942, hal 221 
"...... 150 tahun setelah Konstantin kaum Donatis dianiaya bahkan dibunuh .... Kaum Protestan dianiaya di Perancis dan Spanyol dengan persetujuan penuh penguasa Gereja ...... bila dianggap perlu Gereja akan menggunakan kekerasan untuk memaksa" The Western Watchmen – USA 
"Kami melarang orang awam memiliki turunan Alkitab, balk Perjanjian Lama maupun Baru.   Penguasa Distrik (Tuan Uskup/Bishop) harus-mencari dengan teliti para pemurtad kafir (heretic) di rumah-rumah, persembunyian dan hutan-hutan dan seluruh perbaktian bawah tanah mereka harus sepenuhnya dimusnahkan"  Konsili Tolosanum, Paus Gregoru IX, 1229.

Berusaha mengubah waktu dan hukum (Daniel 7: 25)
Dimaksud mengubah hukum dalam Daniel 7 : 25 selaras dengan pengertian menghujat Allah dalam Wahyu 13, dengan sendirinya berkaitan dengan sikapnya terhadap 10 Perintah Allah yang diberikan Allah kepada Musa di Sinai dan ditulis oleh jari Allah sendiri. Belum pernah ada kekuasaan yang terus terang menyatakan diri dan berhasil mengubah hukum Allah itu di dunia kecuali Kepausan. Dalam Katekismus ditegaskan : "Kita memelihara hari MINGGU ganti dari SABTU karena Gereja Katholik dalam Korisili Laodekia (336 TM) telah memindahkan kekhidmatan hari Sabtu kepada hari Minggu".Peter Geirmun - The Convert Catechism of Catholic Doctrine" - 1934. (Pengubahan hari ini adalah tanda kuasa dari Gereja Katolik/kePausan,
Satu bukti pengubahan hukum yang tertulis adalah dihapusnya Perintah Kedua dalam Hukum Allah yang melarang penyembahan patung/berhala. Sudah diterangkan di bagian depan bahwa Gereja telah menduniawikan dirinya dengan menerima kebiasaan kaum kafir dan mengkristenkan dewa-dewi dan ibadat mereka. Perintah Hari Minggu (Sunday Law) adalah perintah penguasa untuk menyucikan Hari Minggu sebagai hari perbaktian dan hari peristirahatan (Hari Raya). Perintah Pertama diberikan o1eh Kaisar Konstantin tahun 321 untuk memuja Dewa Matahari (Dewa bangsa Romawi) atau "venerabili die Solis", kecuali para peladang yang bekerja di pertanian (  Encyclopedia Britannica IX. 7-3-321-Corpus Juris Gulis God) Gereja Roma Katolik sebagai penerus kekuasaan Romawi Kafir meneruskan juga tradisi dan ibadatnya dalam bentuk "Kekristenan".
Sejak abad kelima Pemerintah di berbagai negeri di mana telah ada Gereja, telah melindungi perhentian pada HARI MINGGU dengan UNDANG-UNDANG TENTANG HARI MINGGU  (Dr J. Verkuyl - Etika Kristen - BPK 1961, hal. 212. ibid hal.212)

Berkuasa selama 3,5 masa atau 42 bulan
"...dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa." Daniel 7: 25 "Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya" Wahyu 13:5.
Tiga setengah masa berati 3,5 tahun nubuatan = 42 bulan nubuatan = 1260 tahun (1 hari nubuatan = 1 tahun sebenarnya, yaitu dari tahun 538 M sampai tahun 1798 M.

Mengalami luka namun kemudian sembuh
"Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu" Wahyu 13:3.  "... bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi " Wahyu 17:8
Kepausan mengalami apa yang tampaknya sebagai suatu pukulan mematikan ketika pada tahun 1798 jenderal Berthier, salah seorang staf Napoleon, menangkap dan menawan Paus sampai mati di pengasingannya. Joseph Rickaby, The Modern Papacy, dalam Lectures on the History of Religion, jld 3, lektur 24, hal 1 (London, Catholic Truth Society, 1910) Separuh dari negara Eropa menyangka bahwa Kepausan telah berakhir dengan adanya peristiwa ini. Akan tetapi Allah telah menggariskan bahwa luka itu akan sembuh dan bahwa pengaruh Kepausan akan bertumbuh sampai seluruh dunia mengikuti dia. Beberapa kesembuhan yang sudah nyata :
  1. Pengembalian kedaulatan Paus oleh Mussolini tahun 1929
  2. Perkembangan pengaruh Katolik di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat
  3. Konsili Vatikan kedua tahun 1962-1965
  4. Sikap rujuk sebagian besar Protestan Modern
Siapapun tahu kalau dewasa ini Kepausan (Vatikan -- penj.) dalam berbagai hal merupakan satu kuasa yang paling berpengaruh di dunia ini. Dan dengan kunjungan Paus Yohanes Paulus II yang lalu, pengaruh dan kekuasaan Kepausan kian meningkat. Berjuta-juta orang di seluruh jagad memandang kepada Kepausan dewasa ini sebagai satu-satunya harapan bagi persatuan dunia, rasa kasih dan perdamaian

Mempunyai lambang bilangan
"Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam." Wahyu 13:18
Tidak seperti bahasa-bahasa lainnya, huruf-huruf Romawi mengandung juga unsur angka : D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V=U=5,  I = 1
Mahkota yang dikenakan Paus untuk acara kebesaran (seremonial head-dress). Meskipun setelah Paus Paul VI tidak dipakai lagi, namun mahkota ini tetap ada dan bebas untuk dipakai Paus-Paus yang akan datang. Tiara/ mahkota ini bertingkat tiga, melambangkan kuasa terhadap 3 tingkatan (di langit, di bumi, dan bagian-bagian di bawah bumi). 
Gelar yang tertulis di mahkota tersebut adalah : VICARIUS FILII DEI yang artinya "Vicar of Christ" (One who takes the place of Christ), yaitu Pengganti dari Kristus - Our Sunday Visitors, Catholic Encyclopedia. 

666
LATIN

V =     5
I  =     1
C = 100
A =     0
R =     0
I  =     1
U =     5
S =     0

F =     0
I  =     1
L =   50
I  =     1
I  =     1

D = 500
E =     0
I =     1
  =  666
Pada cincin/meterai Kepausan terdapat gelar :

D       U      X         C        L     E   R    I
500 + 5 + 10      + 100 + 50     +         1 = 666 (E dan R tidak ada nilai), gelar lainnya adalah : 
D      I      C         L     U     X  
500 + 1 + 100 +   50 + 5 + 10  = 666

 sumber : BAHAN SEMINAR WAHYU, SEMINAR WAHYU, “Orde Dunia Baru”,

666 part 2

KRISTEN BICARA TENTANG 666



Wahyu 13:18 merupakan bagian dari pekabaran Wahyu 13 yang menjadi sebuah perdebatan untuk mempersalahkan orang lain. Pemahaman kebanyakan orang mengenai "666" diartikan sebagai Vicarius Filii Dei. Sejak zaman Marthin Luther gelar ini di gunakan untuk menghitung bilangan 666. Jika "666" kita artikan sebagai Vicarius Filii Dei, maka kita akan menghadapi masalah menghitung bilangan nilai huruf-hurufnya karena Alkitab tidak menentukan menggunakan bahasa apa yang dipakai untuk menafsirkan arti sepenuhnya bilangan 666. Stefanovic mencoba menafsirkan 666. Ia berpendapat "Bilangan 666 mengidentifikasi karakter yang benar binatang yang keluar dari dalam laut yaitu meninggikan diri, melawan terhadap Tuhan dan mengakui pemujaan dan kesetiaan dunia."

Bila orang Kristen membicarakan tentang 666, maka harus kembali kepada dasar atau prinsip yang ada dalam Alkitab. Dalam Alkitab tampak bahwa makna "666" adalah tabiat binatang.

Berdasarkan hasil survei komentar para penulis tentang makna bilangan 666 di wahyu 13:18 yang berhasil dikumpulkan oleh suatu lembaga kristian.

Dari hasil survei berupa komentar Alkitab dari berbagai sumber tentang makna "666" dalam kitab Wahyu 13:18, maka dapat dirangkumkan ada dua penerapan makna"666" yaitu:

Pertama, sebagai penerapan lahiriah yang dimaksudkan menekankan makna yang menggunakan matematika. Hal ini mencakup pernyataan yang berhubungan penjumlahan bilangan, prnggunaan angka latinisasi, dan menunjuk organanisasi, nama, lembaga, dan agama sebagai pelaku 666, seperti yang dinyatakan William Barclay; Foy E. Wallace;Lehman Stranss; Donald Grey; Andreas Helwig; Stephen Haskell; T.A. Burkill; Jhon Philips.
Kedua, sebagai penerapan rohani berfokus pada penafsiran yang mengunakan hikmat sorgawi. Penerapan rohani ini menekankan bahwa anti Kristus disini bukanlah melambangkan organanisasi, nama, lembaga, dan agama sebagai penerapan 666 melainkan siapa saja dapat menjadi penerapannya. Makna rohaniah bilangan 666 yang dikatakan penulis adalah bilangan Kuantitatif yang harus dibiarkan berdiri sendiri, sebuah bilangan yang melambangkan ketidak sempurnaan, sebagai bilangan simbolis untuk usaha manusia yang terbaik yang manusia dapat lakukan, bilangan manusia yang jatuh, sebagai lambang serangan setan terhadap jemaat yang sifatnya terbatas dan tidak sempurna, Lambang trinitas setan, Setiap kejahatan yang sedang menanamkan tabiatnya pada setiap pribadi manusia, hanya menonjolkan perbandingan anti Kristus dan Kristus Seperti yang dikatakan Vernon J Mcgee; Dave Hagelberg; James L Belvins; A.C Gaebelein;Peter Wongso; Louis T Talbot; Torrance; Eldon George Ladd.

ANALISIS ALKITABIAH WAHYU 13:18

Latar belakang Wahyu 13:18 yang erat kaitannya dengan bilangan 666 adalah bagian dari kitab Wahyu secara keseluruhan yang menceritakan adanya perperangan antara Kristus dan umat-umatnya melawan iblis dan para pengikutnya. Untuk itu kita melihat sekilas apakah latar belakang kitab Wahyu ditulis.

Kitab Wahyu menutup Kanon dan sejarah Perjanjian baru. Kitab Wahyu termasuk kelompok susastra yang dikenal sebagai Apokaliptik. Yang khas dalam sastra Apokaliptik ialah pemikiran Allah berdaulat, yang pada akhirnya ia akan campur tangan untuk melaksanakan kehendak-Nya yang baik dan sempurna.
Menurut Herberg Kitab Wahyu bahan gagasannya dipengaruhi Perjanjian Lama khususnya kitab yang bersifat apokaliptik yaitu Yehezkiel, Zakharia, Yoel, dan Daniel. Selain itu kitab Wahyu juga berisi penglihatan-penglihatan Yohanes dan pengalaman-pengalaman pribadi Yohanes.

Kitab Wahyu adalah kitab apokaliptik yang biasanya menggunakan bahasa simbolik atau lambang, impian-impian, dan penglihatan-penglihatan. Kitab Wahyu Sebagai rangkuman Kesimpulan Seluruh Alkitab.

Sebelum kita membaca Wahyu 13 ayat demi ayat, bahkan kata demi kata secara seksama berdasarkan Kamus ilmu keselamatan, perlu diketahui bahwa kitab Wahyu adalah yang terakhir yang berfungsi sebagai rangkuman dan kesimpulan seluruh alkitab mulai dari kejadian sampai Yudas yaitu kitab sebelum Wahyu.Dengan demikian, setiap semesta pembicaraan berdasarkan situasi dan kondisinya patut diperhatikan. Berdasarkan pemahaman ini, marilah sekarang kita membaca Wahyu 13.


Wahyu 13 sebagai kerajaan ke-4.
Binatang pertama (13:1-8).
Ayat pertama mengawali ceritanya berkata: Lalu aku (yang dimaksud dengan aku adalah Yohanes yang pada saat itu sedang berada di pembuangan atau penjara pulau Patmos - lihat Wahyu 1:9).Melihat artinya Yohanes mendapat penglihatan dari Allah yang pada kamus dewasa ini film kartun. Seekor binatang keluar dari dalam laut, kata laut di ayat sama dengan yangdi Daniel 7 yang menggambarkan seluruh dunia dan bukanlah satu wilayah geografis yang banyak penduduk.

Daniel 7:2-3 mendata: Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar, dan empat binatang besar naik dari dalam laut , yang satu berbeda dengan yang lain, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; diatas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan kepalanya tertulis nama-nama hujat. Berdasarkan kamus kitab Daniel ini disebut kerajaan ke empat. Berdasarkan Daniel 7 dinamakan binatang ke-4 yang bertanduk 10+1-3 jawabnya bukan 8 tapi sama dengan yang di Daniel 2:43 yaitu namun menggambarkan situasi dunia yang tidak pernah akan merupakan kesatuan, seperti besi tidak bercampur dengan tanah liat itulah realita dunia di zaman muktahir ini.

Berdasarkan Daniel 8 dan 11 memiliki ciri-ciri tanduk kecil yang tidak lain adalah sistem antikristus(Yesaya 14:12-13). Yang dimaksud dengan tertulis nama-nama hujat yaitu tertulis adalah mengartikan budaya yang mapan dan paten. Nama mengartikan sifat atau tabiat. Hujat tentunya berindikasi kotor, najis, memiliki niat dan motivasi palsu. Lihat saja krjadian 3:1 dimana Si Ular tua alias Iblis dan satan berbicara hujat terhadap Allah(Wahyu 12:9). Ayat kedua sampai ayat ke delapan kita melihat sebuah penampilan lambang Babilon,Media Persia, Yunani di dalam lambang Romawi di Wahyu 13:1-2 yang menjelaskan bahwa ketiga kerajaan ini akan terus tampil melalui sifat dan filsafat hidup Yunani, Media Persia, dan Babilon didalam kehidupan Romawi.

Perlu ditambahkan berdasarkan 1Petrus 5:13 yang menyatakan: Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon. Yang dimaksud Babilon adalah Romawi yang memiliki sifat dan tabiat babilon alias budaya babilon yang bermula di Kejadian 10-11. Di dalam kitab Wahyu nama kota Babel ini muncul 6 kali, lihat Wahyu 14:8;16:19;17:5;18:2,10,21. Yang dimaksudkan Babel bukanlah perkara geografis melainkan yang hubungannya dengan Budaya, sifat, tabiat, yang berlawanan dengan sang pencipta.


Berbagai pandangan juga menyetujui pandangan diatas yaitu Fowler berpendapat binatang yang pertama menggambarkan persatuan gereja-negara yang mendominasi dunia Kristen selama berabad-abad dan telah digambarkan oleh Paulus sebagai "manusia durhaka"(2Tes.2:2-4).22

Groen berpendapat iblis meniru Karya Tuhan dan menampakkan dirinya sebagai Allah. Binatang yang dimunculkan dari laut adalah mesias palsu,yang menyesatkan dunia. Ia meminta dirinya disembah dan pada akhirnya membawanya manusia untuk menyembah Iblis dan menentang Allah.23

Wongso berkomentar Mesias Palsu akan memimpin umat manusia menentang yang maha tinggi, dan berusaha membinasakan umat Allah. Namun karena usahanya memiliki keterbatasan maka itu tidak akan pernah berhasil. Sesuatu hal yang perlu dilakukan umat Allah memasyurkan Injil keselamatan keseluruh bangsa.24 Semua pandangan diatas menekankan bahwa penampilan binatang pertama memiliki tabiat babel yaitu menentang Allah.

Binatang Kedua(13:11-17).
Stefanovic berkomentar Yohanes sekarang berbalik perhatiannya ke binatang yang kedua yaitu binatang yang keluar dari bumi. Seperti binatang yang pertama, Yohanes juga memberi karakteristik yang umum tentang binatang yang keluar dari bumi (13:11), dan kemudian pindah ke suatu uraian tentang bagaimana aktivitasnya

Selanjutnya sebagai gambaran yang lain tentang situasi planet bumi melihat film kartun seekor bintang lain keluar dari dalam bumi. Pengertian bumi disini adalah universal atau seluruh dunia sebagaimana di kejadian 1 dan 2 adalah langit dan bumi dalam arti bumi dan lingkungannya, yang mana di Wahyu 14:7 berbunyi Langit dan bumi dan laut dan semua mata air yang intinya adalah seluruh dunia atau Global atau Universal.
Makna bertanduk sama seperti anak domba adalah system kekuasaan yang kelihatan seperti domba yang lemah-lembut tapi sebenarnya bersifat diplomatis. Mengapa? Karena ia penguasa yang mengandalkan diri sebagai mana tabiat naga. Arti berbicara seperti seekor naga sifatnya adalah licik seperti yang terjadi di kejadian 3.

Wahyu 13:11-17 Yohanes berusaha menampilkan adanya pengajar-pengajar palsu yang memiliki budaya yang sama dengan kekuasaan tanduk kecil yaitu system tanduk kecil yaitu protestan murtad. Protestan sejati memiliki semboyan hidup Sola Scriptura yang artinya Alkitab adalah satu-satunya ukuran kebenaran dan kehidupan iman kristiani.

Selanjutnya Pos bekomentar binatang kedua adalah nabi palsu yang membawa manusia menyembah kepada binatang pertama sekaligus kepada Iblis. Ia juga menunjukkan mujisat-mujisat. Pada saatnya semuanya dibinasakan Allah dengan segenap kuasanya bila sudah tiba waktunya.26 Pada dasarnya Yohanes ingin menmpilkan bahwa pengajar-pengajar palsu ini memang melakukan hal-hal yang menaljubkan dari segi lahir namun hal ini bukanlah dasar penilaian Raja Surga yang sejati. Yang menekankan pada filsafat atau budaya hidupnya apakah mereka memiliki filsafat kosong dan palsu yang menampilkan ibadah formalitas yaitu liturgi atau filsafat dan budaya sorga yang menampilkan ibadah sejati yaitu ibadah yang berdasarkan budaya hidup. Hal ini didukung oleh pendapat Rodriquez mengungkapkan pencobaan-pencobaan yang mengherankan yang kita hadapi sebelum dunia ini menuju kematian terakhir. Diharapkan, kita sudah melatih perjalanan kerohanian setiap hari besama juruselamat kita, Pemenang dalam pertentangan besar.

Kesimpulan(13:9-10,18).
Berdasarkan Wahyu 13:9 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! Pernyataan Firman Allah ini adalah kata-kata Roh Kudus agar menerapkan makna Wahyu 1:3 yang berbunyi Berbahagialah ia yang membaca yang artinya adalah bahwa mereka yang mendengarkan kata -kata nubuat ini, pasti akan menuruti apa yang ada tertulis didalamnya, sebab waktunya sudah dekat. Tentunya hal ini akan berlangsung karena Aksioma yang tertulis di Ibrani 11:3 Karena iman kita mengerti. Mengapa demikian? Roma 10:17 menegaskan Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.Dan ini dapat menjadi budaya hidup umat Allah yang selalu dituntun Toh Kudua(Roma 8:14). Pada ayat selanjutnya Disini ditampilkan adalah himbauan Raja Surga kepada manusia yang memiki kuasa memilih untuk ditawan atau dibunuh oleh pedang. Namun Yang penting adalah bila kita setia kepada pencipta kita akan memiliki ketabahan yang hanya dapat dibudayakan karena iman orang-orang kudus.
Pada ayat 18 sebagai kesimpulan yang menekankan bahwa Enam adalah lambang orang yang selalu tidak akan sempurna seperti Tuhan adalah sempurna. Tuhan akan membinasakan yang berkeberatan untuk menerima Kristus sebagai Juruselamat. Binatang buas yang kedua datang, orang harus menolak tandanya

Makna 666. 
angka 6 ini di Kejadian 1 dan di Daniel 3 adalah 66, maka angka ini berhubungan erat dengan sifat Babilon(Kejadian 10-11; Yesaya 14; Buku Daniel dan Wahyu; 1Petrus 5:13). Dan pada Wahyu 13 :18 adalah 666.

Artinya angka 6 adalah ketidaksempurnaan manusia sehingga memberontak menentang Allah di Kejadian 11 melalui pembangunan menara babel. Pada kitab Daniel 3 maka kita dapat melihat penampilan 66 yang wujudnya adalah patung emas. Yang menekankan menentang rencana Yang Maha Tinggi. Dan dizaman akhir ini akan ada peningkatan menjadi 666 yang artinya kejahatan akan bertambah-tambah.
Hal tersebut dinyatakan oleh Yesus didalam Matius 24:37 bahwa keadaan dunia akan seperti pada zaman Nuh. Bagaimanakah keadaan manusia pada zaman Nuh? Kejadian 6: 5 yang menyatakan bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan. Jadi 666 adalah kejahatan yang besar dibumi.

Dari pembahasan di atas maka berikut rangkuman ringkasnya, latar belakang Wahyu 13:18 dari Wahyu 12:1-13:17 yang menekankan adanya Trinitas palsu yang terdiri dari Iblis, Mesias palsu, Nabi Palsu yang bertujuan untuk menentang Allah. Dalam Struktur Wahyu 13:18 maka kita akan melihat ada tiga bagian struktur yaitu Binatang Pertama, Binatang Kedua, dan Ciri-ciri binatang. Semuanya menekankan kesatuan Trinitas Iblis melaui tabiat dan perilaku Babel.

Analisis dan tafsiran Wahyu 13:18 Jadi "Hikmat" disini adalah Yesus Kristus, bersama dengan Yesus kita pasti menjadi manusia ciptaan baru yang berhikmat.
Makna Yang Bijaksana adalah Umat Allah mempertimbangkan dengan matang bilangan bintang itu, serta pengertiannya harus dipusatkan kepada Yesus untuk menemukan pehaman Wahyu tentang bilangan binatang tersebut.

Dan makna menghitung yang dimaksudkan bukanlah menjumlah melainkan mempertimbangkan bilangan binatang itu dengan menggunakan matematika tinggi yaitu ilmu keselamatan.
Selanjutnya makna bilangan binatang adalah ciri-ciri binatang tersebut yang menyatakan tabiatnya yang semakin menunjukkan ketidaksempurnaan dalam segala hal , baik dalam tabiat maupun dalam setiap rencana untuk menentang Allah.

Sebagai kesimpulan maka cara membaca Wahyu 13:18 adalah sebagai berikut: Melihat angka 6 ini di Kejadian 1 dan Daniel 3, maka angka ini berhubungan erat dengan sifat Babilon(Kejadian 10-11; Yesaya 14; Buku Daniel dan Wahyu; 1Petrus 5:13). Inilah gambaran kekuasaan antikristus di zaman akhir sebagaimana yang dinyatakan di Wahyu 17 melalui perempuan pelacur yang duduk diatas binatang. Tandingannya perempuan murni yang di Wahyu yang menjadi gambaran umat Raja Surga yang setia yaitu budaya Yerusalem Baru di Wahyu(Lihat Efesus 2:19-22). Mulai kejadian samapai Wahyu yang namanya kejahatan manusia semakin bertambah-tambah dan semakin meningkat.

Selasa, 19 Maret 2013

666 part 1

Angka 666 dalam bahasa Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = “dicit lux” - suara cahaya. Maklum setan dalam bahasa Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau si pembawa cahaya. Dalam istilah astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-enam terbesar dalam tata surya kita.
666 dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666 tsb telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam angka Rumawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1).
Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi 666. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bahasa Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau Χ Ξ Σ (Chi Xi Sigma) sebab dalam bahasa Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan angka. Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bhs Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6.
Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.

SATANIC SYMBOL
       Simbol atau lambang klenik (gaib) adalah sarana kekuatan yang digunakan pengikut aliran sesat untuk memohon bantuan kekuatan jahat dalam dunia gaib dan pemujaan setan. Tetapi penggunaannya baru bisa efektif jika dalam bentuk tiga dimensi.
       Simbol digunakan orang untuk menarik perhatian kekuatan gelap. Sebagian besar dari kita belum sepenuhnya menyadari kekuatan misterius dari simbol-simbol yang digunakan. Terkadang kita menggunakannya sebagai kalung yang melingkari leher, jadi gelang di pergelangan tangan, atau menyimpannya di dalam kamar. Hati- hati! Simbol-simbol itu sesungguhnya bukan gambar tak bermakna. Tapi ada kekuatan jahat di baliknya.
Waspadalah, di mana pun terdapat pengaruh klenik, simbol-simbol ini pasti digunakan, khususnya yang berhubungan dengan kekuatan jahat. Kuasa kegelapan sudah pasti mengenal simbol-simbol ini dengan mudah. Jadi, bila Anda termasuk salah seorang pemilik simbol-simbol ini dan menggunakannya, kemungkinan besar akan mudah dipengaruhi oleh setan.
Inilah beberapa simbol setan:

Ankh


 Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak. Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.
Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.

Pentagram

 Simbol ini sering digunakan oleh para tukang sihir perempuan dalam melakukan prakteknya. Pentagram berhubungan dengan Lucifer dan tukang sihir perempuan percaya bahwa Lucifer berarti “putra sang pagi”. Ada beberapa kebenaran dalam gambaran tentang setan yang dilukiskan sebagai seorang ‘malaikat penerang’ dan merupakan salah satu makhluk terindah yang pernah diciptakan. Karena itu, rasa bangga dan kesombongan telah menguasai diri Lucifer. Karena sifat juga yang membuatnya terpuruk dalam kesesatan.
Jika pentagram ini diputar secara terbalik, bentuknya jadi semacam bintang yang “bertanduk”. Atau bila diamati secara seksama. simbol bintang ini dalam
perputarannya seakan-akan membentuk wajah setan. Dan sampai saat ini Pentagram dijadikan sebuah simbol yang dipergunakan seluruh gereja setan di dunia.

Hexagram

Disebut Hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Hexagram sering dipergunakan dalam upacara ritual mistik dalam dunia gaib hitam. Simbol ini harus tersedia ketika memanggil setan secara berulang-ulang selama ritual berlangsung. Kata ‘Hex’ berasal dari lambang ini.
Terdapat sebuah catatan penting yang menyangkut Hexagram yang pernah digunakan pesulap terkenal Cellini. Dulu, ia dan muridnya, Cenci, mencoba menantang setan-setan dari dalam sebuah lingkaran yang telah dilukiskan di atas tanah di Coliseum (stadion besar), kota Romawi.
Kebanyakan para setan memang akan muncul bila diundang, tapi justru kehadiran itu merusak ritual. Tapi Cellini yakin, selama ia dan muridnya berada dalam lingkaran akan aman dari serangan setan. Pada saat itu Cenci mengaku telah melihat lima sosok setan besar berusaha sekuat tenaga untuk menembus lingkaran Hexagram.
Dalam spiritual Cina, I Ching, Hexagam juga dipergunakan dengan kombinasi garis lurus dan garis putus yang berhubungan dengan energi “Yin” dan “Yang”. Hexagram, pada dasarnya sama sekali tidak menunjukkan pengertian yang bisa bikin bulu kuduk berdiri.

Tanduk Unicorn

Jika uang merupakan sebuah problema, simbol ini diyakini bisa menawarkan bebarapa solusi secara mistik. Pertama kali digunakan para pendeta Druid di Skotlandia dan Irlandia. Biasanya, tanduk Unicorn dipakai dalam upacara ritual untuk meminta bantuan keuangan kepada setan. Nama lain untuk simbol ini adalah “tanduk Italia”, “tongkat sihir peri” atau “tongkat Leprechaun”.
Dalam mitologi Indian, simbol tanduk sering disebut-sebut. Kelihatannya seperti lambang kemaluan lelaki. Bila diamati secara seksama, pada beberapa pakaian, simbol seperti ini tampak melingkari leher si pemakai. Sementara di daratan Eropa, simbol unicorn dianggap berhubungan dengan persoalan seksualitas dan merupakan sebuah simbol kekuatan seks. Legenda Unicorn terdapat dalam kisah-kisah kaum Nasrani, Islam, Cina, dan Indian.

Scarab
Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat.
Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah “Dung” (maaf, tahi!). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Selain untuk tempat bertelur, juga untuk tempat penyimpanan makanan.
Di daerah tropis, bukan hal aneh bila menemukan kumbang kotoran mempermainkan gumpalan kotoran sebesar apel dengan tubuhnya. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.

Mata Horus

Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna ‘Maha Tahu’ dan ‘Maha Melihat’. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid.Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian. Ia suami dan juga abang dari Isis. Ia juga merupakan sosok dewa senior tertinggi dalam kepercayaan Mesir kuno.
Biasanya, Osiris sering digambarkan sebagai figur laki-laki dengan janggut menghiasi dagu dan dibungkus seperti mumi. Di atas kepalanya bertengger sebuah mahkota yang dikenal dengan nama ‘Mahkota Atef’. Biarpun ia pernah mati dalam peperangan, tapi toh ia bisa dihidupkan kembali oleh putranya, Horus. Isis adalah dewi kesuburan dan ibu dari Horus. Selain di Mesir, ia dikenal juga sebagai salah satu dewa dalam legenda-legenda Yunani dan kekaisaran Romawi.

Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.
 Satanic telah menyusup kedalam berbagai aspek yang berkenaan dengan kehidupan manusia di dunia ini.Sebenarnya banyak hal yang telah dijadikan sebagai ajang konspirasi para penganut satanic,baik yang secara terang-terangan maupun yang tersembunyi.Berikut ini adalah contoh-contoh nyata yang telah ada


GEREJA SETAN
Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.
Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.
Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).
Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.
Yang pertama Gereja Setan, Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta. Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir. Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.

LAMBANG 

  Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.
Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).
Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya
menyembelih kambing (umumnya jantan)dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual

PENGGUNAAN BARCODE
Barcode atau Kode garis-garis batangan bukan barang baru bagi kebanyakan orang. Hampir di seluruh produk buatan pabrik, bahkan kini di banyak produk rumahan, semuanya mencantumkan kode batangan ini. Kode yang terdiri dari garis-garis dengan ketebalan yang bervariasi oleh banyak kalangan dianggap sebagai sesuatu yang mempermudah pengidentifikasian suatu barang. Barcode ini lahir di Amerika Serikat pada awal tahun 1970-an.
Perkembangan demi perkembangan global ini, membuat kalangan yang sejak awal mencurigai ada misi tersembunyi di balik penggunaan Barcode, semakin yakin dengan kecurigaannya. Mereka kebanyakan berlatar belakang sebagai Simbolog, Penulis, Peneliti, dan Pengkaji Alkitab.
Salah satunya adalah Mary Stewart Relfe, PhD. Perempuan pengusaha sukses dari Montgomerry, AS, yang juga berprofesi sebagai seorang pilot sekaligus instruktur peralatan Multi Engine Instrument Flight, telah menulis dua buah buku best-seller yang menyoroti konspirasi ini. Salah satunya berjudul “666 The New Money System” (1982).
Dalam bukunya tersebut, Mary Stewart yang juga seorang pengkaji Alkitab, sejak kecil sangat yakin bahwa penggunaan Barcode terkait erat dengan rencana-rencana tersembunyi dari konspirasi untuk menguasai dunia.

Tiga Tahapan
Menurut Stewart, upaya Konspirasi untuk menguasai dunia dalam hal pengidentifikasian dan pengendalian dunia terbagi dalam tiga tahapan:
Tahap pertama dimulai tahun 1970 yang dijadikan titik awal bagi langkah-langkah ini.
Tahap kedua dimulai tahun 1973. Penggunaan Barcode yang awalnya diterapkan pada barang manufaktur, kini mulai diterapkan pada manusia, antara lain lewat nomor kodifikasi Angka Kesejahteraan Sosial (The Social Security Number) yang digabungkan dengan sistem pemberian angka secara universal. Penggabungan dua kodifikasi angka ini menjadi kode-kode batangan (Barcode) yang mirip dengan Barcode pada produk manufaktur yang telah diterapkan tiga tahun sebelumnya.
 Awalnya diterapkan pada kartu-kartu pintar seperti Credit Card, Debit Card, ID Card, dan sebagainya. Namun pada perkembangannya juga mulai diterapkan pada manusia. Target utama tahap kedua ini adalah pemerintahan, perbankan, dan perusahaan-perusahaan pembuat kartu-kartu pintar (Smart Card).
Tahap ketiga meliputi usaha untuk mengidentifikasikan setiap macam yang ada di dunia ini, baik yang bergerak maupun yang tidak. Semua pengidentifikasian ini berguna untuk mengetahui sisi lemah suatu kelompok, wilayah, bahkan suatu bangsa, yang nantinya bisa dijadikan senjata bagi Konspirasi.

Angka Iblis

 Para pengkritisi Barcode berhasil menemukan salah satu rahasia paling vital dari kode-kode batangan ini. Semua Barcode atau yang juga dikenal sebagai Universal Product Code (UPC) Barcode memiliki angka 666 dan 13.
Untuk mengetahuinya, silakan melihat Barcode yang ada di berbagai produk. Perhatikan jumlah angka yang ada di bawah garis-garis batangan. Jumlahnya selalu 13 angka. Angka 6 yang disimbolkan dalam kamus Barcode terdiri dari dua garis tipis saling berhadapan terletak di sisi paling kiri dan paling kanan Barcode, dan satunya lagi garis paling tengah. Ketiga garis yang melambangkan angka 6 ini lebih panjang dibanding garis-garis lainnya.

Baracode terdapat pada UPC
Jadi, seluruh UPC Barcode yang tersebar di dunia ini memiliki rangka 666. Dalam bukunya, Mary Stewart Refle mengutip salah satu ayat Alkitab: “Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya. Dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah: 666” (Wahyu 13: 16-18)
Stewart meringkas bahaya dari Konspirasi dalam hal Barcode: “Penerapan teknologi Barcode pertama kali dilakukan pada produk barang, disusul kemudian pada kartu, dan akan berubah menjadi sesuatu yang mengerikan dalam masyarakat yang tidak lagi menggunakan uang kontan… “

Musik dan Film Satanisme
Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.